Cara Unlock Bootloader Semua Hp Xiaomi

Cara Unlock Bootloader (UBL) di semua HP Xiaomi baik itu MIUI 7, MIUI 8, MIUI 9, MIUI 10 ataupun di MIUI 11 dengan sistem operasi Android Lollipop, Marshmallow, Nougat, Oreo bahkan Pie tanpa perlu request ke xiaomi lagi lewat SMS.

Sejak tahun 2015 Xiaomi mulai menggunci Bootloader di semua smartphone terbaru mereka meski begitu kamu tak usah khawatir karena xiaomi sendiri tetap memberikan kebebasan pada kita untuk dapat unlock bootloader meskipun membutuhkan waktu yang lama sekitar 3 minggu bahkan lebih.

Pastinya ada alasan tersendiri kenapa Xiaomi mengunci Bootloader smartphonenya, padahal dulu Xiaomi terkenal karena memberi dukungan dengan memberikan opsi native root di smartphone mereka.

Apa itu Bootloader?

Bootloader adalah sebuah program yang bertugas untuk memanage proses boot sebuah perangkat saat pertama kali booting. Dimana tool ini akan memprogram HP kalian saat dihidupkan apakah akan masuk ke sistem Android, Recovery Mode atau Fastboot Mode.

Bootloader yang dikunci biasanya sudah diprogram agar tidak booting ke sistem Android apabila ada sebuah partisi tidak dikenal yang dimasukan secara illegal alias tidak resmi.

Contoh partisi tidak dikenal adalah TWRP, dimana custom recovery ini akan mengganti Stock Recovery (Mi Recovery), sedangkan TWRP ini dikembangkan oleh pihak ke-3 bukan resmi dari Xiaomi.

Alasan Xiaomi Mengunci Bootloader

Kesuksesan Xiaomi menyebabkan banyak sekali smartphone mereka di jual secara tidak resmi (BM), dimana smartphone Xiaomi yang hanya khusus untuk negara tertentu di jual ke negara lain.

Xiaomi menjual smartphone mereka di tiap negara sedikit berbeda terutama dalam hal jaringan 4G, makanya terkadang ada yang mengeluh setelah melakukan update justru sinyal 4G mereka hilang.

Selain itu smartphone Xiaomi yang tidak resmi ini biasanya oleh para distributor disusupin berbagai aplikasi yang mengandung adware (aplikasi yang berisi iklan yang sangat mengganggu).

Tentunya hal tersebut akan mengurangi kredibilitas Xiaomi di mata penggunanya maupun yang bukan pengguna Xiaomi.

Alasan lain karena Xiaomi membenamkan fitur Find My Phone (melacak android yang hilang/dicuri), fitur ini akan hilang apabila sang pencurinya melakukan flashing ulang.

Itulah mengapa Xiaomi yang masih di locked bootloadernya tidak bisa menggunakan tool flashing.

Nah mungkin karena hal yang saya sebutkan di atas makanya Xiaomi memberlakukan semua Smartphone mereka harus di Lock Bootloadernya.

Tapi bagi sebagian orang yang senang melakukan modifikasi, seperti memasang custom ROM, melakukan root dan lainya, tentu unlock bootloader menjadi hal yang wajib dilakukan.

Keuntungan Unlock Bootloader

Keuntungan memiliki smartphone yang telah unlocked bootloader, kamu bisa dengan leluasa meng-install TWRP dan melakukan ROOT, dengan terpasangnya TWRP kamu bisa menginstall berbagai custom ROM seperti FuntouchOS, LineageOS atau ViperOS serta berbagai file modifikasi lainya seperti untuk meningkatkan kinerja smartphone, menambah daya tahan batere, merubah tampilanya ataupun menambah fitur lainya.

Jadi bisa dibilang Unlock Bootloader / UBL Xiaomi merupakan langkah awal yang harus kamu tempuh sebagai pengguna Xiaomi apabila ingin lebih memaksimalkan tampilan dan kinerja hp Xiaomi kamu.

Apabila kamu menggunakan HP Xiaomi dan ternyata bootloader masih terkunci, maka harus UBL dulu untuk dapat melakukan root dan install TWRP.

Kerugian Unlock Bootloader

Unlock Bootloader di Xiaomi sudah tidak seperti dulu lagi, saat ini setelah melakukan UBL semua data yang tersimpan di Internal Storage akan terhapus. Jadi sebelum melakukan hal ini silahkan melakukan Backup atau mencadangkan terlebih dahulu semua file yang ada di penyimpanan internal.

Bagaimana Dengan Garansi?

Sebelum kita mulai proses cara UBL Xiaomi, sebaiknya kamu ketahui tentang garansi setelah sukses UBL Xiaomi.

Pada dasarnya garansi tidak hangus apabila melakukan UBL, kamu bisa klaim garansi apabila kerusakannya berhubungan dengan Hardware seperti kamera tidak bisa digunakan, atau speaker tidak berbunyi, WIFI tidak bisa hidup ataupun mati total karena kerusakan IC Power dan lain sebagainya.

Tapi ada beberapa kasus dari teman-teman, kalau kita mengajukan klaim ke pihak TAM (Distributor Resmi) biasanya mereka banyak alasan untuk menolak garansi kita. Jadi saran saya sebaiknya klaim ke Service Center Xiaomi saja.

Dan pastikan kamu menggunakan HP Xiaomi Resmi. Untuk mengetahui Xiaomi kamu resmi atau tidak, bisa cek IMEI di situs Resmi Xiaomi.

Update Terbaru Terkait UBL Xiaomi

Mulai bulan september 2018 ini ada beberapa perubahan kebijakan untuk cara UBL Xiaomi.

  • Saat ini kamu sudah tidak perlu lagi request Unlock Bootloader via SMS ke Xiaomi, kamu bisa langsung melakukan UBL dengan software Unlock yang telah disediakan oleh Xiaomi.
  • Proses menunggu UBL saat ini terkadang sampai 720 jam atau 30 hari, tidak seperti dulu yang rata-rata paling lama hanya 360 jam atau 15 hari.
  • Meskipun menggunakan akun Mi yang pernah digunakan untuk UBL, tetap harus menunggu.
  • UBL akan menghapus semua data dan file yang ada di Penyimpanan internal.

Semoga saja kebijakan terbaru di atas bisa di rubah kembali terutama lamanya proses Unlock Bootloader itu sendiri, memang sedikit sangat di sayangkan dibanding proses UBL di vendor lain yang lebih cepat.

Cara Unlock Bootloader “UBL” HP Xiaomi

Proses membuka kunci bootloader di semua HP Xiaomi sama saja tidaklah berbeda, mungkin hanya masalah waktu yang berbeda ada yang cepat ada yang lama.

Langkah 1. Membuat Akun Xiaomi. Hal pertama yang harus dilakukan adalah membuat Akun MI terlebih dahulu. Untuk cara registrasi Akun MI bisa menggunakan hape Xiaomi kamu. Kalau sebelumnya sudah memilikinya silahkan login terlebih dahulu.
Buat Akun Xiaomi

Langkah 2. Mengaktifkan Opsi Pengembang. Buka Setelan atau Setting, kemudian pilih Tentang Ponsel kalau di MIUI 8/7/6 ada di paling bawah. Setelah itu klik 7x Versi MIUI nanti muncul notifikasi “Sekarang anda sudah menjadi pengembang“.
Opsi Tentang Ponsel dan Pengembang

Langkah 3. Mengaktifkan OEM Unlock dan USB Debugging. Setelah itu buka Setelan Tambahan pilih Opsi Pengembang kemudian kamu aktifkan OEM Unlock dan USB Debugging.
Opsi Pengembang Xiaomi

Langkah 4. Binding Akun. Buka menu Status Mi Unlock yang ada di Opsi Pengembang tersebut. Kemudian tap Tambah akun dan Perangkat. kalau sukses binding akun, akan seperti gambar di bawah ini.
Binding Akun Mi

Langkah 5. Download Mi Unlock Tool. Sekarang download Mi Unlock Tool ini Official Mi Unlock Tool. Kemudian extract file tadi di PC/laptop Windows dengan software seperti Winrar atau Winzip.
Mi Flash Unlock

Langkah 6. Jalankan program Mi Unlock Tool. Setelah itu buka file MiFlashUnlock.exe. Selanjutnya klik Agree untuk konfirmasi disclaimer. Setelah itu akan diminta masukan Mi AKUN yang telah dibuat tadi.
Sign Akun Xiaomi

Langkah 7. Masuk Ke Fastboot Mode. Sekarang masuk ke Fastboot Mode, Dengan cara matikan HP Xiaomi kemudian tekan dan tahan tombol Power serta Volume Bawah bersamaan sampai masuk ke Fastboot Mode, hubungkan ke komputer/laptop dengan menggunakan Kabel USB.
Fastboot Mode Xiaomi

Langkah 8. Proses Unlock. Apabila ponsel Xiaomi sudah terhubung dengan baik, maka tombol unlock akan aktif, lalu klik Unlock.
Tombol Unlock Xiaomi

Langkah 9. Unlock Bootloader selesai. Tidak sampai 1 menit akan muncul keterangan “Unlocked Successfully” itu menandakan telah berhasil membuka kunci bootloader Hp Xiaomi.
Sukses UBL Xiaomi

Apabila failed muncul seperti ini “Couldn’t Unlock, After 720 hours of trying to unlock the device” itu berarti harus menunggu selama 720 jam atau 30 hari untuk bisa melakukan UBL Hp Xiaomi lagi. Dan ini hasilnya akan berbeda di setiap pengguna, ada yang 72 jam alias 3 hari, 360 jam atau 15 hari.

Ya, kalau beruntung bisa langsung berhasil.


Solusi Xiaomi Tidak Terbaca di PC

Apabila Mi Flash Unlock ini tidak bisa konek dengan PC, tombol Unlock tidak bisa di klik itu dikarena ada masalah dengan kabel USB yang digunakan kurang baik, port USB PC sudah rusak atau USB Driver belum terinstall.

Untuk itu lihat disini cara mengatasi masalah USB Driver yang tidak terinstall.

Cara Cek Status Bootloader Xiaomi

Untuk mengetahui apakah smartphone Xiaomi tersebut sudah dalam keadaan unlocked Bootloader atau belum, silakan buka Opsi Pengembang pada Status Mi Unlock. Atau lebih baik cek melalui fastboot mode seperti cara dibawah ini.

  1. Masuk lagi ke Fastboot Mode, caranya dalam keadaan mati tekan tombol Volume Bawah dan Power bersama-sama, tahan sampai masuk ke Fastboot. Kemudian hubungkan ke PC.
  2. Buka folder Mi Unlock yang kamu gunakan untuk UBL tadi, tekan dan tahan tombol Shift kemudian klik kanan pada mouse. Selanjutnya pilih Open Window Command Here.
  3. Setelah itu ketik fastboot oem device-info nantinya akan terlihat status bootloader, kalau tertulis Device Unlocked : True itu artinya berhasil melakukan UBL atau sudah terunlocked dengan sempurna. Kalau False berarti kamu masih gagal.

Kalau Xiaomi kamu sudah berhasil di unlock bootloader alias UBL, sekarang kamu bisa melakukan modifikasi ROM, memasang akses root, dan lainnya agar HP Xiaomi milikmu semakin maksimal untuk digunakan. Selamat mencoba!

Tags

4 Comments

  • Cara lainnya ada gak gan/sis? soalnya hp gue bootloop terus ke restart sendiri berulang-ulang jadi gue gak bisa unlock oem dan bind akun. Cara unlocknya gimana yak kalo kondisi gitu? gue udah ke kang service tapi pada nyerah.

    • gejala restart berulang tanpa sebab kemungkinan di baterai deh…udah coba ganti baterai dulu?
      kalau agan mau flash jalan satu2nya tanpa UBL adalah dengan test point…coba cari tutorialnya di google cara test point hp xiaomi agan…